Halaman

Handphone

(Akhir 2000)

ada aku, ayah, dan ibu..
seperti biasa dari ruang tamu ayah memandang halaman rumah
entah memikirkan apa
“Enak ya punya handphone..”
Ibuku meringis
Aku melongo
Aku tahu saat itu handphone masih barang langka, mirip alien barangkali
Tapi beberapa relasi ayah memilikinya
“Ya, praktis aja gitu... tinggal menaruhnya di saku”
Oh, entah berapa juta harga handphone saat itu
Sunyi
Kami diam
mungkin ayah segera membandingkan harga handphone dengan gaji bulanannya yang tak seberapa,
gaji seorang guru honorer biasa,
tak ada sertifikasi, dana fungsional, APBD, APBN dan tetek bengeknya
Di slip gaji yang tak sengaja kubaca:
‘Gaji Bulan November 2000: sembilan puluh delapan ribu...’


9 komentar:

orie mengatakan...

menbawaku ke masa2 ABG ku,,, waktu itu dapet HP sony ericson T10 kiriman kakak yg jadi TKI di malaysia,,, mau beli kartu vocher aja 100rb,, trs nggak ada teman yg nelp dan di tlp,, akhirnya miscall sendiri,, dasar anak abg maunya pamer mulu,,,

ngobrolndobol mengatakan...

kok aku jadi kangen sama ayah ya? kapan ya diajak ziarah???

Aina mengatakan...

@Orie: haha.... hape biru abu2 yang gambarnya cuma emoticon bunder2 itu ya...??? hehe...
@Masya: hayuk.... nek singgah ke Jelak kita mampir ziarah ya..

Awal Ihwan mengatakan...

Tulisan Aina seperti menerbangkan aku kembali ke tahun 2000. Kala itu aku tingkatan I SMA. Belum punya Henpon. Hehehe...sampe' tingkat III pun aku masih belum punya. Mau minta beli ma ortu, kasian juga. Ortu gawe'annya "Omar Bakri", gajinya kurang untuk membeli Henpon yg kala itu masih juta-jutaan rupiah. Yah, apa daya...

Nuel Lubis, Author "Misi Terakhir Rafael: Cinta Tak Pernah Pergi Jauh" mengatakan...

ajigile tuh bener gajinya cuman segitu???s skarang ini kan?? masih rada ga percaya niiih... ckckck

btw dah saya follow, follback yah.... sekalian tukeran link yuk...

Aina mengatakan...

@awal: hihi...iya... hape segede batu bata gitu nilainya berlipat-lipat uang saku kita sebulan....
@noeel: gaji guru honorer taon 2000 thu... segitu persis dah!!!

Nuel Lubis, Author "Misi Terakhir Rafael: Cinta Tak Pernah Pergi Jauh" mengatakan...

hooo.... pantes.... sekarang mah mungkin dah naek kali yah??

ila kyut mengatakan...

inget jmn kls 1 aliyah..mw liat hpne tmn ja g boleeh,pelit bgt pdhl hpne nokia 3310..dasar aq ne yg katrok bin ndeso,pengen liat hp tu kyk apa..hihihi

Aina mengatakan...

@Noeel: Hiya lah... skarang jadi Guru udah lumayan terjamin. gak kayak dulu.
@kyut: haha...hapeku iku... tak bawa kKN ke Wonosobo mati gara2 kedinginan... haha

Posting Komentar