British

(pertengahan 1998-akhir 2001)
Pada masanya aku sangat tergila-gila dengan suatu bahasa; Inggris
saat hari pertama aku tahu tentang ei bi si dan tobe
aku berjanji untuk bisa
dan aku memang bisa
aku menunjukkan pada ayah bahwa aku berbakat
dan aku punya segudang niat
aku menyanyikan lagu-lagu Boyzone, Britney dan Westlife
aku rindu pulang ke rumah untuk sekedar memutar acara MTV
ouw,,, suatu siang yang iseng,,,
ayah menawariku untuk membeli kaset lagu barat; kaset berbahasa Inggris
aku terdiam, tidak mengangguk
ternyata aku justru menggeleng
entahlah, saat itu aku begitu terkejut
aku tak berfikir akan mendapat dukungan darinya
hanya sekejap hari itu
dan aku masih tergila-gila
masih pada lagu-lagu yang menyertakan lirik-lirik bahasa itu
makin tergila-gila hingga aku hampir tak tahu lagi lagu-lagu dari Indonesiaku
oh, kegilaanku menjalar...
sekarang aku juga gila pada sosok-sosok bersuara merdu
yang mendengingkan suaranya dari pita kaset berbahasa itu
aku mulai menempel gambar sosok itu di dinding
rajin mencari kliping
tampaknya ayah mulai muak
hari-hari selanjutnya pun semakin muak
tak ada tawaran untuk sebuah kaset berbahasa Inggris lagi
aku tetap memutar dan menyimak deru irama lagu bahasa itu di kamar
lalu pada suatu malam ayah mendobrak pintu kamarku
sedetik kemudian radioku sunyi
ayah 'membunuh'nya

0 komentar:

Poskan Komentar