Perangko

(1999)

hobiku beralih lagi
kali ini aku memilih mengumpulkan warna-warni perangko
tampaknya indah dan lucu-lucu, kelihatannya begitu
oh,,aku juga terprovokasi saudara sepupuku yang lebih dulu menyukai itu
lalu aku bertemu dengan seorang sahabat yang berminat sama
aku mulai memburu
kantor pos kujelajahi
lembar-lembar surat usang kubiarkan menjadi cacat tanpa perangko
aku 'menodong' sana-sini
benda-benda mungil itu dengan cepat tersimpan di kotak harta karunku
ayahku ikut-ikutan
ia membongkar isi lemari tua yang penuh dengan tumpukan buku-buku usang kecoklatan
ia mengambil kardus rapuh dari dalamnya
penuh buku
penuh kertas
penuh debu
penuh kartu pos!!!!!
ada berjuta perangko di sana!!!!!
mendadak aku seperti buaya kelaparan yang menemukan rusa gemuk

0 komentar:

Poskan Komentar