Terlambat Pulang

(about 1995-1998)

Ayah tak bilang apa-apa
hanya mengunciku di luar ketika aku pulang lewat jam sembilan malam
padahal dari luar rumah aku tahu televisi di ruang tengah masih menyala
ayah masih menontonnya, atau mungkin menungguku yang pasti pulang
walau di waktu yang tak tahu aturan; menurut ayahku
aku mengetuk pintu depan, tak ada jawaban
aku merasa di buang
aku mengetuk pintu samping
perlahan ayah membuka pintu
ia tak mau menatapku
aku takut........
tapi aku mengulangi di malam berikutnya
lagi... dan lagi...
wajah ayah selalu dingin



0 komentar:

Poskan Komentar