Surprise

“Kenapa semalam aku memimpikannya? Biasanya aku memang memimpikannya, tapi tak pernah sepanjang dan sekomplit mimpiku tadi malam. Bahkan biasanya aku sudah lupa saat aku bangun. Tapi kali ini aku benar-benar ingat urut-urutan kejadian mimpiku....aku sama dia...”

“Kamu lagi kangen dia, ya???”

“Bukan aku. Tapi dia yang kangen aku. Aku sedang tidak memikirkannya!”

“Bagaimana kamu bisa tahu?”

“Barusan dia telepon ngabarin batal nikah sama tunangannya. Dia bilang ingin kembali padaku.”

“Oh ya? Dan kamu mau?”

“Aku bilang mau ketemu sama dia. Tapi psssssstttttt.... aku akan memberinya surprise, undangan pernikahanku minggu depan!”

0 komentar:

Poskan Komentar