Halaman

Tentang Sesuatu (yang mereka anggap sebagai kekurangan)

Gak ada manusia yang sempurna. That’s why, sebelum kita ngomongin kekurangan orang lain, hendaklah terlebih dahulu kita mengaca...


Beberapa hari lalu saya membaca tulisan Nonanoto dan Djangan Pakies tentang fenomena kidal. Nonanoto menceritakan tentang dirinya yang terlahir kidal yang dia sebut sebagai sebuah ‘kekurangan’ kecil, sedangkan Pak Ies sharing tentang anak beliau yang kidal, Mas Eza.

Dulu saya sempat berfikir kalo semua orang udah maklumin keadaan orang kidal. Dalam ranah orang kidal, gak bisa dong kita bilang mereka ‘kurang’ , ‘beda’, ato gak sopan hanya karena mereka ngegunain tangan kiri untuk melakukan sesuatu. Ya,  karena mereka memang ditakdirkan dengan kekuatan lebih di tangan kirinya, sama seperti kita orang non kidal yang bertumpu pada kekuatan tangan kanan. Tapi sayang, ada sebuah pengalaman yang akhirnya membuka mata saya jika ternyata masih ada juga orang yang gak ngerti (ato pura-pura gak ngerti) tentang itu.

Kakak


Mematikan handphone, mendekat, “Aku harus pulang sekarang...”
“Kenapa? Kumat lagi penyakitnya?”
Mengangguk, “Dia pingsan lagi.”
“Tapi kita kan baru sejam ketemu, trus  katanya besok kita mau ke Puncak.. Aku masih kangen, Beib..”
“Lusa kita kan bisa ketemu lagi, Honey...”
Cemberut, “Sampai kapan kita akan terus sembunyi-sembunyi seperti ini?”
“Kata dokter, dia tinggal enam bulan lagi.”
“Aku pengen dia mati sekarang biar kita bisa bebas.”
“Jangan begitu sama kakakmu sendiri....”


Kopi Darat


Safir_42 : Dress ungu dengan syal senada.
JohanZv
: Kaos merah marun kombinasi hitam, celana hitam.
Safir_42
: Ok.
JohanZv
: See ya!
Klik!
*****
“Ingat, Dik. Namamu adalah Safira, bukan Bening. Jangan salah lagi seperti kemarin, ya!”
Dia mengangguk. Aku merapikan  syal ungu muda yang melilit di leher jenjangnya.
Aku tersenyum, mataku menurutkan langkahnya keluar rumah.
Namanya Bening, adikku. Sebening hatinya yang selalu setia ingin membahagiakanku. Dia yang selalu bersedia menggantikanku kopi darat dengan teman-teman dunia mayaku. Ya, dia yang menjadi Safira, bukan aku yang duduk lumpuh di kursi roda ini.

Meriang, Begadang, Makan, dan Award


Hallooooooo kawan......
Hari ini saya mo laporan kalo saya lagi dilanda virus komplikasi tuk yang kesekian kali ; meriang, pusing, pilek, en tenggorokan sakit. Ehmm, ya ya... mungkin emang sangat teramat ga penting ya ngomongin ‘penderitaan’ yang udah sangat teramat biasa nemplok ke semua orang ini. hehe...
Sambil terkapar di kamar, saya nyoba memahami dan mengerti kalo ni penyakit nyerang saya gara-gara dua malam kemaren saya begadangan nongkrong di depan laptop mpe jam tiga malem.
Cuma begadang gitu bisa bikin lo sakit, Na?