membisu

lama menanti
tak terpikir mau apa lagi
hanya tersisa uneg-uneg kosong
memenuhi jaringan kepala yang kosong pula
bingung apa yang harus dikata
apa yang harus dilakukan
apa harus duduk diam?
tampaknya hanya menambah keterpurukan
seakan dunia hanya tempat berkumpulnya kebosanan
tercampur aduk menjadi masalah-masalah
yang membuat hidup bagai sia-sia
apa mau mati saja?
entahlah...
siapa yang bodoh?

2 komentar:

Syfa mengatakan...

Bagusss....cantex lho puisine kaya orangnya, hehehe...
But!!!
jangan terburu-buru gitu donk mbuat puisinya,..
kurang punya taste en emotion-nya kurang dapet... key....
Tunjukkan karyamu....

Sang Cerpenis bercerita mengatakan...

aduh jangan mau mati dong..sedih ih...

Poskan Komentar