bagaimana bisa

Aku bahkan tidak bisa benar-benar melupa
apalagi belajar membenci
yang ada aku hanya berkata 'iya' untuk hati yang munafik
aku bahkan terlalu lemah, selemah-lemahnya keadaan
kemudian membatu
berkali-kali dihunjami rasa sakit yang samar
hingga rasa sakit itu perlahan menjadi candu

aku lupa bagaimana harus menangis untuk segenap kekecewaan
aku lupa bagaimana harus meledakkan amarah
aku lupa bagaimana aku harus bercerita pada dunia yang dulu aku percaya
karena sekarang dunia adalah pembohong terbesar
yang bersiap menampar setelah sedetik lalu menghujani pujian untukku
kata-kata hanya kata-kata
yang diperdengarkan, lalu diterbangkan angin tanpa jejak
entahlah, jantungku nampaknya sudah berkarat
atau mungkin telah menjadi serpihan seperti habis dilumat
habis sudah!

0 komentar:

Poskan Komentar