Acak

aku pergi menyiapkan keterasingan
sepenggal 'nekat'
setumpuk niat
bersiap menjadi tuli
pun mulutku terbungkam
walau dalam hati tetap meracau
persetan dengan bla bla bla!!

Aku bergeming dalam duniaku sendiri
melupakan dan terpaksa mengubur tuk lupa
acak..acak..
Mengurai otak..
Apakah selaput otakku semakin hijau atau memerah?
Semakin menumpuk beban dan benci
memenggal sisi diri manusiaku

0 komentar:

Poskan Komentar